Featured Post

Grand Opening Yakuza Arena Mini Soccer Pekanbaru

FORUMRIAU.COM - PEKANBARU: Telah hadir bagi pencinta olahraga Mini Soccer Pekanbaru, Yakuza Arena, grand Opening Sabtu sore, 11/4/2026, ber...

SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner đŸ‘‡

Grand Opening Yakuza Arena Mini Soccer Pekanbaru

forumriau.com 11.4.26

FORUMRIAU.COM - PEKANBARU: Telah hadir bagi pencinta olahraga Mini Soccer Pekanbaru, Yakuza Arena, grand Opening Sabtu sore, 11/4/2026, bertempat Jalan Kartama depan SMPN 25 Kecamatan Marpoyan damai Kelurahan Maharatu.

Ucapan terima kasih dari management Yakuza, Bagas atas kehadiran bapak Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, diwakili Lurah Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai Joko Arif Santoso S.STP, RW dan Tokoh masyarakat.


"Yakuza arena menawarkan tiga lapangan 32 × 52 M dengan kwalitas Rumput Premium, keamanan 24 jam, diawasi Security dan CCTV, jadi resiko kehilangan kecil," ujar Bagas
Uploaded Image

Ditambahkan Bagas,
"Kedepannya kita akan memajukan program UMKM juga mendukung program pemerintah, ya pekerjanya dari warga tempatan.

Selain itu, ada juga program program Yakuza CUP nantinya, dan kita tidak menutup kemungkinan panitia atau vendor vendor yang ingin membuat Event ke kita, parkir gratis dan keamanan tetap terjaga," jelas Bagas

Lurah Maharatu Joko Arif saat dimintai keterangan bersama awak media menjelaskan.

"Kehadiran Yakuza Arena Mini Soccer, tentunya akan membuka peluang bagi UMKM di Kelurahan Maharatu ini, tentunya Program ini mendukung program Pemerintahan Walikota Pekanbaru". ucapnya. ( red Syafri )

Zulfahrianto Terseret, Dugaan Kepentingan di Balik RJ Menguat 

forumriau.com 11.4.26

Uploaded Image

Pekanbaru — Polemik penanganan kasus dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dengan inisial KS/EL kembali memanas pasca penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice (RJ). Situasi kian pelik setelah munculnya nama baru yang diduga “menumpang” dalam proses tersebut.

Nama Zulfahrianto, yang disebut sebagai Ketua DPD APDESI Riau, tiba-tiba mencuat dalam pemberitaan salah satu media lokal di Pekanbaru berjudul “Melalui RJ, Oknum Wartawan Tersangka Pemerasan Kalapas Pekanbaru Bebas” yang tayang pada Jumat (10 April 2026). Penyebutan nama tersebut pada bagian tertentu dalam berita memicu tanda tanya besar di tengah publik.

Kemunculan nama ini sontak menimbulkan kecurigaan luas di kalangan insan pers, aktivis LSM, organisasi masyarakat, hingga mahasiswa yang sejak awal mengawal kasus ini. Publik mempertanyakan: apakah ada pihak yang mencoba “bermain” dan mengambil keuntungan dari proses RJ yang seharusnya berjalan objektif?

Salah satu tim yang mengaku terlibat langsung dalam upaya pembebasan KS/EL menyebut kemunculan nama tersebut sebagai sesuatu yang janggal dan tidak berdasar.

“Selama berminggu-minggu kami fokus mendorong penyelesaian melalui RJ. Tapi di saat-saat akhir, tiba-tiba muncul pihak yang seolah punya peran besar. Ini patut dipertanyakan,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan relevansi dan kapasitas pihak yang disebut dalam pemberitaan tersebut. Menurutnya, sejak awal proses hingga menjelang akhir, tidak pernah ada keterlibatan nyata dari pihak yang kini disebut-sebut.

“Dari awal tidak pernah terlihat ikut mendampingi atau berjuang dalam proses ini. Lalu sekarang muncul. Apa dasar dan kepentingannya?” ujarnya.

Kondisi ini memperkuat dugaan adanya “penumpang gelap” dalam proses hukum yang seharusnya menjunjung tinggi transparansi dan keadilan. Mekanisme Restorative Justice tidak boleh dijadikan panggung bagi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Sementara itu, saat dikonfirmasi secara langsung melalui WhatsApp pada hari yang sama, Zulfahrianto mengaku tidak mengetahui apapun terkait keterlibatannya dalam proses RJ tersebut.

“Tak ado do, dinda. Aku tak tau menahu masalah itu. Kok baok-baok nama APDESI, aku urusan itu tidak tau,” ujarnya singkat, sembari mengaku terkejut namanya dikaitkan.

Pernyataan tersebut justru semakin menegaskan adanya kejanggalan dalam penyebutan namanya di ruang publik.

Kini, publik menanti kejelasan: siapa sebenarnya aktor di balik layar dalam proses ini? Apa motif di balik kemunculan nama-nama baru yang sebelumnya tidak pernah terlibat?

Kasus ini bukan sekadar soal pembebasan melalui RJ, tetapi juga menyangkut integritas proses hukum itu sendiri. Jika benar ada pihak yang mencoba memanfaatkan situasi, maka hal tersebut harus diungkap secara terang benderang.

Kalau mau, saya bisa buatkan versi lebih “keras” lagi (gaya opini/serangan langsung) atau versi netral untuk media arus utama.....(Tim)

Halal bihalal APHI Riau: Bersama Merawat Alam Agar Alam Menjaga Kita

forumriau.com 10.4.26


Halal bihalal APHI Riau: Bersama Merawat Alam Agar Alam Menjaga Kita 

Pekanbaru - forumriau.com: APHI Riau halal bihalal dalam rangka hari raya idul Fitri 1447 H, bersama anggota APHI, media, anak yatim dan stakeholder. Dengan tema 'Bersama Merawat Alam Agar Alam Menjaga Kita,' acara Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Komda Riau, Jumat 10/4/2026 di ballroom hotel Pangeran, Pekanbaru, berjalan dengan penuh hikmat. 

Ketua APHI Riau, Muller Tampubolon dalam sambutannya mengatakan, hutan mesti selalu dijaga disamping banyaknya manfaat hutan untuk kehidupan.

Menurutnya, tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan manifestasi komitmen APHI dalam menjaga kelestarian ekosistem hutan, khususnya di Provinsi Riau.

"Tema ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya sinergi dalam menjaga kelestarian alam Indonesia. Kami percaya bahwa dengan merawat alam secara berkelanjutan, alam pun akan memberikan perlindungan dan manfaat bagi kehidupan kita," ujar Muller.

"Kami berharap momentum ini dapat mempererat kebersamaan dan memperkuat sinergi antar-anggota serta seluruh mitra kerja. Dengan kekompakan yang solid, APHI Komda Riau akan terus berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan industri kehutanan nasional," tambahnya.

APHI Riau juga memberikan apresiasi kepada rekan-rekan media dan para mitra kerja yang selama ini mendukung publikasi serta program kerja organisasi.

Kegiatan ini diisi dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Zul Ikromi, Lc., M.A. Acara yang berlangsung sejak siang hari tersebut ditutup dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim dan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas pengurus dan anggota APHI Riau.***

Reses di Marpoyan Damai, Nurul Ikhsan Fokus Perjuangkan Infrastruktur

forumriau.com 10.4.26
Uploaded Image

PEKANBARU - FORUMRIAU.COM - Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Nurul Ikhsan, melaksanakan agenda turun menjemput aspirasi masyarakat (reses) di Daerah Pemilihan  (Marpoyan Damai) pada Jum'at sore ( 10/4/2026 ) bertempat Perumahan kartama raya, Fasum Worskhop, dilingkungan RT. 01 RW. 03.

Sebelum acara dimulai, Pembacaan Do'a yang dibawakan langsung oleh bapak Ahmad Sukrani Selaku RW 03, sebagai pembuka acara berjalan dengan lancar.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai persoalan penting diutarakan oleh warga, mulai dari masalah infrastruktur.
Uploaded Image

Saat bertemu masyarakat di lingkungan RW 03 Kartama Raya, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Nurul Ikhsan mencatat bahwa keluhan utama warga berkaitan dengan perbaikan jalan rusak, pembangunan turap, dan drainase yang sudah mulai tersumbat.

"Untuk aspirasi yang berhasil kita himpun masih di seputar infrastruktur, seperti perbaikan jalan rusak dan drainase," ujar Nurul.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir RW 03, Ketua RT, Tokoh masyarakat, serta ibu ibu dan majelis Ta'lim mesjid  Aulia,  Secara langsung menyampaikan harapan mereka kepada legislator dari Partai Gerindra ini.
Uploaded Image

Nurul Ikhsan menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat hingga terealisasi, terutama di sektor infrastruktur yang menjadi skala prioritas.

"Untuk infrastruktur kita prioritaskan," tegas Nurul.

Etmawati yang sering disapa oma, salah satu perwakilan majelis ta'lim Mesjid Aulia menyampaikan bantuan Nurul Ikhsan

"Untuk pembuatan baju seragam, (bakal baju) akan segera disosialisasikan oleh pak dewan, ada 60 orang anggota majelis taklim di mesjid, selain itu saat inipun Bank Sampah masih berjalan, serta Pos yandu," ucapnya dihadapan dewan dan warga RW 03. ( red syafri )

SAMBUT HBP KE- 62, LAPAS BANGKINANG GELAR TES URINE DAN RAZIA GABUNGAN BERSAMA APH 

forumriau.com 10.4.26

Uploaded Image

Bangkinang – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang melaksanakan kegiatan tes urine dan razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Senin (06/04/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi sebagai bagian dari program “Pemasyarakatan Bersih-Bersih”.

Pada siang hari, Lapas Bangkinang terlebih dahulu melaksanakan tes urine yang bekerja sama dengan BNK Kampar. Tes ini diikuti oleh seluruh petugas, peserta magang, serta warga binaan. Pelaksanaan tes urine dilakukan secara tertib, akuntabel, dan transparan guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Selanjutnya, pada malam hari kegiatan dilanjutkan dengan razia gabungan yang melibatkan APH, yakni unsur TNI, Polri, dan BNK Kampar. Razia ini dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Bangkinang Kota, IPTU Dr. Eko Wahyu, beserta jajaran.

Razia dilaksanakan secara menyeluruh di kamar hunian warga binaan dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Petugas melakukan penggeledahan badan serta pemeriksaan kamar/blok secara sistematis untuk memastikan tidak adanya barang terlarang seperti narkotika, handphone ilegal, maupun benda berbahaya lainnya.

Kegiatan ini bertujuan sebagai langkah preventif dan represif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas, sekaligus mendukung komitmen Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Dalam keterangannya, Kalapas Bangkinang, Alexander menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan jajaran pemasyarakatan dalam menindaklanjuti perintah pimpinan pusat.

“Kegiatan tes urine dan razia gabungan ini merupakan perintah langsung dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62. Ini adalah komitmen kami untuk mewujudkan Lapas Bangkinang yang bersih dari narkoba dan barang terlarang lainnya," ujar Alexander. 

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk deteksi dini serta upaya menjaga integritas dan profesionalisme petugas pemasyarakatan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan lingkungan Lapas Bangkinang tetap aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, sejalan dengan semangat reformasi pemasyarakatan yang semakin pasti dan berintegritas.

56 Pegawai Lapas Pekanbaru Naik Pangkat, Kalapas Yuniarto: Momentum Perkuat Integritas dan Profesionalisme!

forumriau.com 9.4.26

Uploaded Image

Pekanbaru – Sebanyak 56 orang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru resmi menerima kenaikan pangkat dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, dan dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat struktural serta pegawai Lapas Pekanbaru, Kamis (09/04/2026).

Upacara diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara dan pembacaan Surat Keputusan kenaikan pangkat. Dalam amanatnya, Kepala Lapas Pekanbaru, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan atas masa kerja, tetapi juga wujud kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan.

“Kenaikan pangkat ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik, baik kepada warga binaan maupun kepada masyarakat,” ungkap Yuniarto.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga komitmen terhadap tugas dan fungsi Pemasyarakatan, serta memperkuat sinergi antarpegawai dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.

Prosesi dilanjutkan dengan penyematan tanda pangkat baru kepada perwakilan pegawai yang naik pangkat, disaksikan oleh seluruh peserta upacara. Suasana haru dan bangga turut mewarnai momen tersebut, terutama bagi para pegawai yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas selama bertugas.

Dengan kenaikan pangkat ini, diharapkan ke-56 pegawai tersebut semakin bersemangat dalam mengemban amanah serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan sistem Pemasyarakatan yang lebih baik di Lapas Pekanbaru.

Semarak HBP ke-62, Lapas Pekanbaru Tampilkan Produk Unggulan Warga Binaan di Bazaar Pemasyarakatan

forumriau.com 9.4.26

Uploaded Image

Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan pembukaan bazaar produk hasil karya warga binaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau. Bertempat di Halaman Rutan Kelas I Pekanbaru, kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, sekaligus memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat luas, Kamis (09/04).

Bazaar tersebut menghadirkan berbagai produk unggulan hasil kreativitas warga binaan dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Riau. Produk yang ditampilkan tidak hanya memiliki nilai ekonomis, tetapi juga mencerminkan keterampilan serta semangat perubahan para warga binaan dalam menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini dengan menampilkan beragam produk hasil karya warga binaannya yang dipasarkan dengan brand “Kawan”. Adapun produk yang dipasarkan antara lain sayur hidroponik segar, telur ayam, roti dan keripik pisang serta aksesoris.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam bazaar ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga binaan untuk menunjukkan hasil karya mereka kepada masyarakat. Kami berharap melalui bazaar ini, produk-produk yang dihasilkan dapat dikenal lebih luas dan memberikan nilai tambah, sekaligus menjadi bekal keterampilan bagi mereka setelah bebas nanti,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembinaan yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian, tetapi juga keterampilan produktif yang bernilai ekonomis.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kepercayaan diri warga binaan serta membuka peluang agar mereka dapat mandiri dan produktif saat kembali ke masyarakat,” tambahnya.

Partisipasi Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam bazaar ini menjadi bukti komitmen dalam mendukung program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan produk warga binaan semakin dikenal masyarakat dan mampu meningkatkan kepercayaan diri serta keterampilan mereka sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.

Selain sebagai ajang promosi, bazaar ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara Pemasyarakatan dengan masyarakat dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan. Dengan adanya dukungan berbagai pihak, diharapkan tujuan pemasyarakatan untuk membentuk warga binaan yang produktif dan mandiri dapat terwujud secara optimal.

Perkuat Komitmen "Say No to Drugs", Lapas Pekanbaru Gelar Tes Urine Massal Bersama TNI, Polri, dan BNN

forumriau.com 6.4.26

Uploaded Image

PEKANBARU – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar kegiatan tes urine massal bagi Petugas dan Warga Binaan, Senin (06/04).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen jajaran Pemasyarakatan dalam memberantas peredaran gelap narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan. Tak main-main, Lapas Pekanbaru turut menggandeng jajaran Aparat Penegak Hukum (APH) eksternal, mulai dari unsur TNI, Polri, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memastikan transparansi dan integritas pelaksanaan tes.

Pelaksanaan tes urine diawali oleh seluruh petugas yang di awasi langsung oleh seluruh petugas dari TNI, Polri dan BNN. Selanjutnya di ikuti oleh warga binaan. Satu per satu petugas dan warga binaan diminta memberikan sampel urine untuk diuji melalui alat drug test kit.

Kalapas Kelas IIA Pekanbaru menyatakan bahwa pelibatan APH eksternal merupakan bentuk transparansi instansi kepada publik dan sinergi yang selama ini telah terjalin baik.

"Kegiatan hari ini bukan sekadar seremonial HBP ke-62, melainkan langkah konkret kami dalam mewujudkan memberantas perederan gelap narkoba sekaligus salah satu deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. Kami sengaja mengundang rekan-rekan dari TNI, Polri, dan BNN agar proses ini berjalan objektif dan akuntabel," ujar Yuniarto (Kalapas Pekanbaru).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap puluhan petugas dan warga binaan, seluruhnya menunjukkan hasil negatif (-) narkoba. Hasil ini disambut baik sebagai indikator bahwa internal Lapas Pekanbaru terus berupaya menjaga integritas.

"Saya tegaskan, tidak ada ruang bagi narkoba di sini. Jika ada petugas yang terlibat, sanksi tegas menanti. Begitu juga bagi warga binaan, hak-hak mereka bisa dicabut jika terbukti melanggar. Kami ingin Lapas Pekanbaru benar-benar menjadi tempat pembinaan yang bersih dan kondusif," tutup Yuniarto dalam keterangannya.

Tim Raicet Satlantas Polres Pelalawan Sukses Urai Kemacetan Panjang di Jalur Lintas Timur

forumriau.com 5.4.26



Pekanbaru - Minggu 5 April 2026 – Tim Reaksi Cepat (Raicet) Satuan Lalu Lintas Polres Pelalawan berhasil mengurai kemacetan panjang yang terjadi di ruas Jalan Lintas Timur, tepatnya pada kilometer 75 hingga kilometer 83.

Kemacetan dipicu oleh aktivitas penimbunan untuk peninggian badan jalan yang berlangsung selama 24 jam di lokasi tersebut. Kondisi ini menyebabkan penyempitan jalur dan peningkatan volume kendaraan, sehingga arus lalu lintas sempat tersendat.

Dalam mengantisipasi hal tersebut, Tim Raicet secara rutin melaksanakan patroli dan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan. Setiap kali terjadi penumpukan kendaraan, petugas dengan sigap melakukan rekayasa dan penguraian arus guna memastikan lalu lintas kembali berjalan normal. Bahkan, personel Satlantas Polres Pelalawan secara khusus melaksanakan patroli rutin di lokasi penimbunan guna memastikan situasi tetap terkendali.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Pelalawan, IPDA Maryadi Putra, S.H., yang memimpin langsung patroli tersebut, menyampaikan bahwa keberhasilan penguraian kemacetan tidak terlepas dari peran aktif petugas di lapangan serta dukungan masyarakat.

"Apabila terjadi kepadatan kendaraan, tim Raicet kami siap melakukan penguraian arus lalu lintas. Namun demikian, kami juga membutuhkan kesadaran para pengendara yang melintasi Jalan Lintas Timur agar mematuhi imbauan petugas," ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya disiplin pengendara, khususnya untuk tidak saling mendahului secara sembarangan atau melambung kendaraan di titik penyempitan jalan, karena hal tersebut dapat memperparah kemacetan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi, menegaskan bahwa kegiatan penimbunan di Jalan Lintas Timur tersebut menjadi salah satu tugas prioritas bagi personel Tim Raicet Satlantas Polres Pelalawan.

"Kegiatan penimbunan di ruas Jalan Lintas Timur ini menjadi atensi dan prioritas kami. Personel Tim Raicet terus kami siagakan untuk melakukan pengaturan dan penguraian arus lalu lintas di lokasi tersebut," tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan aktivitas lalu lintas tetap berjalan tertib, aman, dan lancar.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar pelaksanaan pekerjaan jalan dapat berjalan beriringan dengan kelancaran arus lalu lintas, sehingga tidak menimbulkan dampak kemacetan yang berkepanjangan bagi masyarakat," tambahnya.

Terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, turut memberikan apresiasi atas kinerja Satlantas Polres Pelalawan dalam menangani kemacetan di jalur strategis tersebut.

"Kami menyampaikan penghargaan atas kerja cepat dan responsif personel Satlantas Polres Pelalawan, khususnya Tim Raicet, yang mampu mengurai kepadatan arus lalu lintas secara efektif. Ini menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalisme anggota di lapangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan penimbunan di lokasi tersebut merupakan salah satu program prioritas pemerintah.

"Lokasi penimbunan ini merupakan bagian dari kegiatan prioritas pemerintah, di mana jalan akan ditinggikan agar saat terjadi banjir, aktivitas lalu lintas tetap dapat dilintasi oleh masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa Ditlantas Polda Riau akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan.

"Kami akan terus memantau perkembangan aktivitas lalu lintas di Jalan Lintas Timur, khususnya pada KM 75 hingga KM 83, guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan lancar," pungkasnya.(**)

Kasus Lapas Pekanbaru, AMI dan Pers Riau Dorong Penyelesaian Damai

forumriau.com 5.4.26



PEKANBARU — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Media Indonesia (DPP AMI), Ismail Sarlata, mengajak seluruh insan pers di Riau untuk menahan diri dan menghentikan penyebaran opini maupun narasi yang berpotensi memperkeruh situasi terkait perkara yang melibatkan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru dan rekan pers berinisial EL/KS.

Ajakan tersebut disampaikan Ismail dalam keterangan persnya, Minggu (5/4/2026). Ia menilai, langkah tersebut penting guna menjaga kondusivitas serta membuka ruang penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice (RJ).

Menurut Ismail, pihak Polsek Bukit Raya telah memberikan kesempatan agar perkara tersebut dapat diselesaikan melalui RJ antara pihak pelapor, yakni Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dan pihak terlapor EL/KS.

Dan Ia juga menjelaskan, peluang penyelesaian secara damai tersebut telah mendapat respons positif secara lisan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Dirjenpas) Riau, Maizar, serta Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis (23/3/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh kuasa hukum EL/KS, Dr. Freddy Simanjuntak, Muhajirin yang mengaku sebagai Keluarga EL/KS, Rudi, Rian, Buyana, Yusman Ghea yang merupakan unsur Pimpinan Media, serta Dirinya (Ismail Sarlata) selaku Ketua Umum yang turut didampingi Fadila Saputra Dewan Kehormatan, Said Biyan Wakil Ketua Bidang Humas serta pengurus DPP AMI lainnya.

Namun demikian, hingga saat ini proses RJ belum dapat dilaksanakan. Ismail menyebutkan bahwa terdapat persyaratan administratif yang belum dipenuhi oleh Muhajirin , yakni pengajuan surat permohonan RJ dari pihak EL/KS kepada pelapor di Polsek Bukit Raya yang ditembuskan kepada Kakanwil sebagaimana yang telah disampaikan dan diarahkan oleh Maizar Kakanwil Dirjenpas Riau usai pertemuan Kamis (23/03/2026) kemarin. kembali beber Ismail

Tidak cukup sampai disitu saja, Proses RJ tetap terus dikejar yang kali ini rekan-rekan pers Riau dalam pertemuan pada Jum'at (3/4), meminta agar proses RJ langsung diambil alih oleh Dr Freddi Simanjuntak,SH.,MH selaku Kuasa Hukumnya EL/KS kepada Kalapas dan Kakanwil Dirjenpas Riau, 

Sementara jalan yang ditempuh DPP AMI dalam mendorong terjadinya RJ, untuk tetap terus mendorong dan meminta kepada Kakanwil Dirjenpas Riau Maizar agar Kalapas tetap komitmen akan pernyataan kepada Kakanwil dihadapan seluruh yang hadir dalam pertemuan tersebut (Kamis,23/3) yang menyatakan akan mengikuti arahan pimpinan/atasan.

Lebih lanjut, Ismail berharap seluruh pihak, khususnya insan pers di Riau, dapat mendukung proses penyelesaian Justice ini dapat segera terwujud demi menjaga marwah kedua belah pihak, baik institusi pemerintah maupun lembaga pers," tutupnya.

Sumber: DPP AMI

Polsek Tambang Tangkap Pelaku Narkoba di Kebun Sawit, Begini Kronologisnya!

forumriau.com 4.4.26



KAMPA,- Jajaran Polsek Tambang tangkap seorang pelaku pengedar Narkoba jenis sabu-sabu di dalam kebun kelapa sawit yang berlokasi di Dusun Jawi-jawi, Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampa, Sabtu (28/3/2026) sekira pukul 12.00 Wib.

Pelaku adalah RA (30) warga Dusun Jawi-jawi, Desa Kato Perambahan, Kecamatan Kampa. "Dari pelaku ini berhasil kita sita empat paket sabu-sabu dengan berat 2 Gram Sabu-sabu," kata Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman.

Penangkapan pelaku ini berawal Unit Reskrim Polsek Tambang mendapatkan informasi bahwa sering terjadi transaksi narkotika jenis shabu shabu di kebun sawit di dusun jawi jawi desa koto perambahan Kecamatan Kampa. " Mendapatkan informasi tersebut, kita langsung melakukan penyelidikan,"ujar Kapolsek.

Setelah itu, kita lakukan pengintai dan berhasil amankan pelaku yang mengaku bernama RA.

"Disana kita langsung lakukan penggeledahan badan ditemukan. Tas yang berisikan kotak rokok yang berisikan sabu-sabu dan barang bukti lainnya,"ungkap AKP Aulia.

Hasil interogasi dari pelaku, ia mengakui bahwa barang bukti yang ditemukan pada saat dirinya ditangkap adalah miliknya. "Barang haram itu juga ia perjualkan,"jelas Kapolsek.

Dari keterangannya pelaku membeli barang haram tersebut dari GO yang berdomisili di Dusun Kampung Panjang, Desa Koto Perambahan. "Pelaku kita bawa bersama barang bukti ke Polsek Tambang untuk proses penyelidikan lebih lanjut dan ia melanggar Pasal 609 Ayat (1) UU NO 1 Tahun 2023 tentang KUHP,"tegas Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman.***