Featured Post

Hangatnya Ramadhan 1447 H, Ditlantas Polda Riau Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Ojol Sambil Gaungkan Mudik Aman Keluarga Bahagia

Pekanbaru – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di Aula Tribata Lantai 5 Polda Riau, Selasa (10/03/2026) sore. Direktorat Lalu L...

SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner 👇

Hangatnya Ramadhan 1447 H, Ditlantas Polda Riau Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Ojol Sambil Gaungkan Mudik Aman Keluarga Bahagia

forumriau.com 11.3.26



Pekanbaru – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di Aula Tribata Lantai 5 Polda Riau, Selasa (10/03/2026) sore. Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menggelar kegiatan buka puasa bersama anak yatim piatu dari Yayasan Panti Asuhan Al-Muzzakki serta komunitas ojek online (ojol) Kota Pekanbaru dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H tahun 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, didampingi Wadir Lantas, para Pejabat Utama (PJU), personel Ditlantas Polda Riau, serta Bhayangkari Ditlantas Polda Riau. Turut hadir memberikan tausiah Ustadz Saidul Amin, M.A.


Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menghadirkan suasana haru sekaligus bahagia. Anak-anak panti asuhan tampak ceria dapat bercengkerama dan berfoto bersama keluarga besar Ditlantas Polda Riau.

"Iya om, kami senang sekali bisa berada di tengah-tengah keluarga besar Ditlantas Polda Riau, bisa bercengkrama dan buka puasa bersama," ujar Fauziah, salah satu anak asuh Yayasan Panti Asuhan Al-Muzzakki dengan wajah penuh kebahagiaan.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan kebersamaan yang diberikan.
"Kami bisa berfoto bersama dengan bapak dan ibu dari keluarga besar Ditlantas. Kami senang dan bahagia sekali. Terima kasih atas jamuan buka bersama ini," tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Arief salah satu perwakilan komunitas ojek online Kota Pekanbaru yang mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, momen buka puasa bersama ini menjadi bentuk kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian serta upaya mempererat silaturahmi antara kepolisian dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan 1447 H tahun 2026.

"Di bulan suci Ramadan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan bersama saudara-saudara kita, khususnya anak-anak yatim dan para pengemudi ojek online yang setiap hari bekerja melayani masyarakat. Semoga kebersamaan ini membawa berkah dan semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara Polri dan masyarakat," ujar Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.

Dirlantas juga menyampaikan bahwa dalam momentum tersebut pihaknya turut memberikan edukasi Kamseltibcar Lantas kepada komunitas ojek online yang setiap hari aktif berkendara di jalan raya. Edukasi ini diberikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.

Menurutnya, para pengemudi ojek online memiliki peran penting sebagai contoh bagi pengguna jalan lainnya.
"Ojek online merupakan pengendara yang setiap hari berada di jalan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu kami berharap komunitas ojol dapat menjadi pelopor serta duta keselamatan berlalu lintas, sehingga tercipta budaya tertib dan aman di jalan raya," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dirlantas Polda Riau juga berharap kepada seluruh keluarga besar Ditlantas Polda Riau serta para komunitas ojek online untuk bersama-sama mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, khususnya menjelang arus mudik Lebaran.

"Kami berharap seluruh keluarga besar Ditlantas Polda Riau dan para komunitas ojol dapat bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, sehingga kita dapat mewujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia," ungkapnya.

Pantauan di lokasi, selain berbuka puasa bersama, Dirlantas Polda Riau bersama para pejabat utama juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim serta paket sembako kepada para pengemudi ojek online.

Kegiatan tersebut menjadi momentum kebersamaan yang penuh makna, sekaligus wujud kepedulian sosial Ditlantas Polda Riau dalam berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan 1447 H tahun 2026, serta memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas di wilayah Provinsi Riau.(***)

Sambut Mudik Lebaran, Ditlantas Polda Riau Gelar Sosialisasi Pra Ops Ketupat dan Berbagi Takjil di Tol Pekanbaru–Dumai

forumriau.com 11.3.26



Pekanbaru – Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 H, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau terus meningkatkan langkah preventif guna memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Pra Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 yang dirangkaikan dengan pembagian takjil kepada pengguna jalan di Rest Area KM 45 A Tol Pekanbaru–Dumai, Selasa (10 /03/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara Saputra, S.I.K yang mewakili Direktur Lalu Lintas Polda Riau. Turut hadir Kabagops HK Regional Sumbagteng Yoni, Kepala Ruas Tol Pekanbaru–Dumai Fabian, Kanit Tol Pekanbaru–Dumai AKP Erwan, jajaran staf HK Regional Sumbagteng, serta personel pengamanan Tol Pekanbaru–Dumai.

Rangkaian kegiatan diawali dengan rapat koordinasi bersama pihak pengelola jalan tol di Central Komunikasi Hutama Karya guna membahas kesiapan pengamanan serta strategi pelayanan lalu lintas dalam mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama periode mudik Lebaran.

Usai rapat koordinasi, rombongan melaksanakan pengecekan langsung kondisi ruas Jalan Tol Pekanbaru–Dumai untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung keselamatan pengguna jalan.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan di Rest Area KM 45 A dengan memberikan sosialisasi kepada para pengguna jalan terkait upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas, khususnya di jalan tol. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan informasi terkait Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri mengenai pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas selama masa pelaksanaan Operasi Ketupat, guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran.

Selain sosialisasi keselamatan, personel Ditlantas Polda Riau bersama PT Hutama Karya juga membagikan takjil kepada para pengendara yang singgah di rest area sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara Saputra, S.I.K menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.

"Melalui kegiatan sosialisasi ini kami mengingatkan para pengguna jalan, khususnya yang akan melaksanakan perjalanan mudik, agar selalu memperhatikan keselamatan berkendara. Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, patuhi rambu dan aturan lalu lintas, serta manfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah selama perjalanan," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian dan pengelola jalan tol sangat penting dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan lancar selama masa mudik Lebaran.

Sementara itu, Ridwan Harahap selaku perwakilan para sopir yang berada di Rest Area KM 45 A menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau atas kegiatan sosialisasi dan kepedulian yang diberikan kepada para pengemudi.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau atas edukasi keselamatan yang diberikan kepada kami para sopir. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengingatkan kami agar lebih berhati-hati saat berkendara, apalagi menjelang musim mudik. Terima kasih juga atas paket buka puasa yang diberikan kepada kami," ungkapnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama antara personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau dan pihak PT Hutama Karya sebagai bentuk sinergitas dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan dalam perjalanan serta mempersiapkan mudik dengan baik demi terwujudnya mudik aman, keluarga bahagia.(***)

Di Balik Duka Laka Maut, Kepedulian Polisi Hadir untuk Keluarga Korban

forumriau.com 10.3.26



Pekanbaru – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga Suhardiman, korban kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Lintas Pekanbaru – Taluk Kuantan, tepatnya di Desa Kampung Pinang. Peristiwa tragis tersebut bahkan sempat mengundang perhatian luas masyarakat setelah video kejadian kecelakaan itu viral di media sosial.

Merespons cepat kejadian tersebut, Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau langsung bergerak melakukan penanganan. Selain memproses kasus kecelakaan yang terjadi, kepolisian juga memastikan hak keluarga korban dapat segera diterima. Senin (09/03/26)

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Galih Apria, langsung melakukan koordinasi dengan pihak PT Jasa Raharja Riau agar santunan asuransi bagi korban kecelakaan dapat segera disalurkan kepada ahli waris.

Penyerahan santunan tersebut dilakukan secara langsung kepada ibu almarhum bersama anak-anaknya yang kini harus melanjutkan kehidupan tanpa sosok kepala keluarga.

"Alhamdulillah hari ini kami dari Ditlantas Polda Riau bersama PT Jasa Raharja Riau secara langsung menyalurkan dana santunan asuransi jiwa kepada keluarga korban kecelakaan lalu lintas. Santunan ini diterima langsung oleh ibu almarhum serta anak-anaknya," ujar AKBP Galih Apria.

Ia juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga tersebut. Diketahui, almarhum Suhardiman merupakan tulang punggung keluarga yang setiap hari berjuang mencari nafkah dengan berjualan tisu keliling.

"Kami dari Ditlantas Polda Riau maupun pihak Jasa Raharja turut berdukacita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Almarhum adalah tulang punggung keluarga yang sehari-hari bekerja keras untuk menghidupi anak-anaknya. Untuk proses hukum kecelakaan ini juga sedang kami tindak lanjuti," jelasnya.

Dari keterangan ibu almarhum, diketahui Suhardiman telah lama berpisah dengan istrinya dan meninggalkan dua orang anak yang kini harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan ayah mereka.

Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen kemanusiaan, pihak kepolisian juga berupaya memberikan perhatian lebih kepada masa depan anak-anak almarhum.

"Kami akan berupaya memberikan pengawasan dan perhatian kepada anak-anak almarhum. Apabila ada peluang untuk direkomendasikan bekerja di perusahaan, tentu akan kami bantu. Kebetulan salah satu anak laki-laki almarhum sudah lulus SMA, dan kami akan mencoba mencarikan solusi agar bisa membantu menopang kehidupan keluarga," tambah AKBP Galih.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah kecelakaan tersebut. Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak.

"Kami dari Ditlantas Polda Riau turut berdukacita sedalam-dalamnya atas musibah kecelakaan ini. Kehadiran kami bukan hanya dalam penanganan hukum semata, tetapi juga memastikan keluarga korban mendapatkan haknya melalui santunan dari Jasa Raharja. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan," ungkap Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi peraturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat merenggut nyawa.

"Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum digunakan. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama," tegasnya.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik tragedi kecelakaan lalu lintas, ada keluarga yang kehilangan, ada anak-anak yang kehilangan sosok ayah, serta ada kepedulian yang hadir untuk meringankan beban mereka.(***)

Pimpin Apel Pagi, Kasubbag TU Tekankan Komunikasi, Keamanan, dan Kesiapan Petugas di Lapas Pekanbaru Selama Ramadhan

forumriau.com 9.3.26



Pekanbaru – Jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan kegiatan apel pagi yang dipimpin oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Novindra P. Siahaan, Senin pagi (09/03). Apel berlangsung dengan tertib dan diikuti oleh seluruh petugas sebagai bagian dari penguatan disiplin serta koordinasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.

Dalam amanatnya, Novindra menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi antarpetugas guna menunjang kelancaran pelaksanaan tugas di lingkungan Lapas. Ia menyampaikan bahwa kerja sama yang baik antarbidang menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan kelancaran pelayanan maupun pembinaan di dalam Lapas.

"Komunikasi dan koordinasi harus selalu kita jaga. Dengan sinergi yang baik antarpetugas, setiap tugas dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan situasi di dalam Lapas tetap kondusif," ujar Novindra.

Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh petugas untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan selama bulan Ramadhan. Menurutnya, seluruh jajaran harus tetap siaga agar setiap kegiatan yang berlangsung di dalam Lapas dapat berjalan dengan aman dan tertib.

Menutup arahannya, Novindra kembali mengingatkan seluruh petugas untuk melaksanakan tugas sesuai dengan jadwal piket yang telah ditetapkan, khususnya terkait salah satu program kegiatan di bulan Ramadhan, yaitu kegiatan buka puasa bersama keluarga warga binaan yang akan dimulai pada sore hari ini.

"Pastikan seluruh petugas menjalankan tugas sesuai dengan jadwal piket yang telah ditetapkan. Kegiatan buka puasa bersama keluarga warga binaan sore nanti harus kita persiapkan dengan baik agar dapat berjalan tertib, aman, dan lancar," tutupnya.

Adi Kampai

Go Sprint Go Green Seri V Membludak, Sorak Penonton Menggema di Jalan Thamrin

forumriau.com 8.3.26



Pekanbaru – Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan Go Sprint Go Green Seri V terus meningkat. Kegiatan balap lari 100 meter yang digelar di Jalan Thamrin, Kota Pekanbaru, pada Sabtu malam (07/03/2026) pukul 21.00 WIB tersebut berlangsung meriah dan dipadati peserta maupun penonton dari berbagai kalangan.

Kegiatan Go Sprint Go Green merupakan program yang diinisiasi oleh Kapolda Riau sebagai upaya menghadirkan ruang positif bagi generasi muda selama malam bulan suci Ramadhan 1447 H, sekaligus mendorong terciptanya situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di Kota Pekanbaru.

Kegiatan Go Sprint Go Green Seri V tersebut dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika dan turut dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Riau serta Pejabat Utama Ditlantas Polda Riau.

Sementara itu, pembukaan kegiatan secara resmi dilakukan oleh Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Eko Baskara juga menyampaikan edukasi kepada para peserta dan masyarakat mengenai pentingnya Kamseltibcarlantas serta konsep Green Policing, yakni mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan Go Sprint Go Green merupakan salah satu upaya Polantas dalam menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda, sehingga energi dan semangat mereka dapat disalurkan melalui aktivitas olahraga yang sehat serta menjauhkan mereka dari kegiatan negatif seperti balap liar.

Pada pelaksanaan Seri V, jumlah peserta tercatat sebanyak 284 orang yang terbagi dalam dua kategori. Untuk kategori remaja diikuti 190 peserta laki-laki dan 42 peserta perempuan, sedangkan kategori anak-anak diikuti 30 peserta laki-laki dan 22 peserta perempuan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan lintasan Go Sprint 100 meter, dilanjutkan doa bersama, sambutan dari Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, serta penyampaian edukasi mengenai Kamseltibcarlantas dan Green Policing kepada para peserta dan masyarakat yang hadir. Selanjutnya dilaksanakan perlombaan Go Sprint Go Green, penyerahan hadiah kepada para pemenang, serta sesi doorstop bersama media.

Suasana semakin meriah saat memasuki babak final. Gemuruh sorak dan sorai penonton yang memadati lokasi kegiatan menggema di sepanjang lintasan, menambah semangat para peserta yang berlaga di babak penentuan serta menciptakan atmosfer kompetisi yang penuh sportivitas.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Go Sprint Go Green merupakan bagian dari upaya Polantas untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan positif yang edukatif dan menyehatkan.

Ia juga menambahkan bahwa menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, pihaknya mengajak seluruh masyarakat, baik peserta maupun pengunjung kegiatan, untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

"Melalui momentum ini kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan di jalan, serta memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan mudik. Dengan demikian diharapkan dapat terwujud Mudik Aman, Keluarga Bahagia," ujar Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika yang didampingi Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau.

Kegiatan ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Selain menjadi wadah menyalurkan bakat olahraga bagi generasi muda, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

Salah seorang pedagang UMKM di lokasi kegiatan, Yanna Putri, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kapolda Riau atas terselenggaranya kegiatan Go Sprint Go Green Seri V tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya generasi muda yang sehat, sportif, serta memiliki kesadaran terhadap keselamatan berlalu lintas  dan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif dalam mencegah balap liar serta menjaga situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadhan.

Aldi Kampai

Deteksi Dini dan Cegah Penyakit Menular, Lapas Pekanbaru Lakukan Skrining Kesehatan Warga Binaan Baru

forumriau.com 7.3.26



Pekanbaru – Dalam rangka mencegah penularan penyakit dan mengetahui kondisi kesehatan warga binaan, Tim medis Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melakukan pemeriksaan kesehatan (skrining) kepada 45 orang warga binaan yang baru dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya deteksi dini sekaligus pemenuhan hak warga binaan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang baik, Sabtu (07/03/2026).

Skrining awal kesehatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan warga binaan tersebut dan mendeteksi apakah terdapat riwayat penyakit tertentu atau tidak. Skrining kesehatan yang dilakukan tersebut meliputi BAP kesehatan, skrining TB, Hepatitis C-HIV, serta tes kejiwaan. Serangkaian tes ini bermanfaat untuk mencegah dan mengantisipasi gangguan kesehatan dan penularan penyakit antar warga binaan yang berada di dalam Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menjelaskan, "Kita selalu lakukan pemeriksaan atau skrining kesehatan kepada setiap warga binaan yang baru dipindahkan mengingat berbagai macam orang yang masuk ke lingkungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru dapat meningkatkan resiko penularan bakteri atau penyakit, sehingga kami wajib menerapkan SOP penerimaan warga binaan dengan melakukan skrining kesehatan," tuturnya.

Salah seorang dokter Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dr. Yani mengungkapkan, "Penerapan tersebut diberlakukan bagi warga binaan yang baru yang dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru tujuannya adalah untuk mendeteksi adanya tanda-tanda dari penyakit TB, Hepatitis C-HIV, kejiwaan dan penyakit lainnya," ungkap Yani.

Yani menambahkan selain dilakukan skrining kesehatan, warga binaan tersebut juga mendapatkan pengarahan dan sosialisasi oleh tim tenaga kesehatan Lapas Pekanbaru antara lain tentang pentingnya menjaga kebersihan dan prilaku hidup sehat lainnya serta apabila ada keluhan bisa segera melaporkan ke petugas jaga atau komandan jaga untuk menghubungi petugas kesehatan."Kita juga memiliki kader-kader kesehatan dari warga binaan yang sudah kita didik dan mendapatkan pelatihan tentang penanganan kesehatan dan pemberian pertolongan pertama," pungkasnya.

Mudik Lebaran Lebih Aman, Ditlantas Polda Riau Petakan Jalur Rawan dan Imbau Cek Kendaraan Sebelum Berangkat

forumriau.com 7.3.26



PEKANBARU – Menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melakukan pemetaan menyeluruh terhadap sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas dan kemacetan di berbagai jalur utama di Provinsi Riau. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik dan arus balik Lebaran.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menjelaskan bahwa pemetaan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi lapangan, data kecelakaan sebelumnya, serta potensi kepadatan kendaraan pada jalur-jalur strategis yang dilalui pemudik.

"Kami telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Dengan pemetaan ini, kami dapat menyiapkan langkah-langkah pengamanan, pengaturan serta rekayasa lalu lintas secara lebih maksimal agar perjalanan masyarakat selama mudik tetap aman, nyaman dan lancar," ujar Jeki, Sabtu (7/3/2026).

Pada jalur lintas barat Pekanbaru menuju Sumatera Barat yang melintasi Kabupaten Kampar, terdapat beberapa titik yang dinilai rawan kecelakaan lalu lintas. Di antaranya berada di KM 82/83 Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar, KM 98 Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar, KM 17 Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang, serta KM 29 Sei Pinang Kecamatan Tambang.

Selain rawan kecelakaan, jalur ini juga memiliki potensi kepadatan kendaraan terutama di kawasan aktivitas masyarakat seperti Pasar Kuok, Pasar Danau Bingkuang dan Pasar Kampar yang kerap dipadati kendaraan, khususnya saat akhir pekan dan menjelang hari besar.

Sementara itu pada jalur lintas timur Pekanbaru menuju Jambi yang melewati wilayah Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu hingga Indragiri Hilir, sejumlah titik rawan juga telah dipetakan. Beberapa di antaranya berada di KM 27 Desa Simpang Beringin, KM 44 Desa Kiyap Jaya, KM 68–69 Pangkalan Kerinci, KM 82 Desa Kemang serta KM 120 Desa Pesaguan.

Titik lain yang perlu mendapat perhatian pengendara berada di Jalan Lintas Timur KM 17 Desa Redang Seko Kabupaten Indragiri Hulu serta KM 278 Dusun Masad Desa Keritang Kabupaten Indragiri Hilir.

Untuk jalur lintas tengah Pekanbaru menuju Kuantan Singingi hingga Sumatera Barat, potensi kemacetan diperkirakan terjadi di kawasan Pasar Benai Kecamatan Benai serta KM 195 Jalan Pasar Lubuk Jambi. Selain itu terdapat titik rawan kecelakaan di KM 131 Muara Lembu Kecamatan Singingi.

Sedangkan pada jalur Pekanbaru menuju Sumatera Utara melalui Kabupaten Rokan Hilir, potensi kemacetan diperkirakan terjadi di kawasan Pajak Lama Bagan Batu, jalan rusak di KM 18 Balam, jalan rusak KM 6 Balam serta kawasan Pasar Tumpah Ujung Tanjung.

Di jalur tersebut juga terdapat beberapa titik rawan kecelakaan lalu lintas, antara lain di KM 31 Kecamatan Balai Jaya, KM 21 Balam Desa Bangko Sempurna, KM 6 Balam Desa Bangko Permata serta Simpang Batang Desa Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih.

Sebagai langkah antisipasi, Ditlantas Polda Riau telah menyiapkan berbagai strategi pengamanan. Mulai dari peningkatan patroli pada titik-titik rawan, pemasangan rambu dan spanduk imbauan keselamatan, hingga menyiapkan jalur alternatif untuk mengurai potensi kemacetan.

Selain itu, sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) juga akan didirikan di jalur-jalur strategis guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, termasuk menyediakan tempat istirahat bagi pengendara yang mengalami kelelahan selama perjalanan.

"Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan selamat hingga sampai ke kampung halaman. Oleh karena itu kami juga menyiapkan pos-pos pelayanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat apabila merasa lelah," jelasnya.

Selain pengamanan di lapangan, Ditlantas Polda Riau juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik. Pengendara diminta memastikan kendaraan yang akan digunakan dalam kondisi layak jalan, termasuk memeriksa kondisi ban, sistem pengereman, lampu kendaraan serta memastikan bahan bakar mencukupi.

Pengendara juga diingatkan untuk membawa kelengkapan surat-surat seperti SIM dan STNK, serta memastikan identitas diri dan dokumen kendaraan lengkap selama perjalanan.

Bagi pengendara mobil, disarankan untuk menyiapkan perlengkapan keselamatan tambahan seperti kotak P3K serta alat pemadam api ringan (APAR) atau racun api mini sebagai langkah antisipasi apabila terjadi keadaan darurat di perjalanan.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh sudah lelah atau mengantuk.

"Jika merasa mengantuk atau lelah, silakan beristirahat di pos yang telah disediakan. Keselamatan adalah yang utama dalam perjalanan mudik," imbaunya.

Ia menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur luar kota, namun juga di dalam Kota Pekanbaru. Untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus kendaraan selama libur Lebaran, Ditlantas Polda Riau juga telah mendirikan dua Pos Pantau.

Pos tersebut berada di Simpang Tabek Gadang Panam untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan menuju arah Sumatera Barat, serta di Simpang Mal SKA guna mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat yang berkunjung ke pusat perbelanjaan.

Berbagai langkah tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik, sehingga tujuan besar "Mudik Aman, Keluarga Bahagia" dapat benar-benar terwujud bagi seluruh masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman. (***)

Perkuat Layanan Kesehatan Mental Warga Binaan, Nakes Lapas Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Standar Kesehatan Jiwa dan Pelatihan BJMHS

forumriau.com 6.3.26



Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan, jajaran tenaga kesehatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan Sosialisasi Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang Standar Kesehatan Jiwa serta Pelatihan Brief Jail Mental Health Screen (BJMHS), Jumat (06/03).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petugas kesehatan mengenai standar pelayanan kesehatan jiwa di lingkungan Pemasyarakatan, sekaligus meningkatkan kemampuan dalam melakukan skrining awal terhadap kondisi kesehatan mental warga binaan. Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait penguatan layanan kesehatan mental bagi warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai ketentuan dan pedoman dalam Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang Standar Kesehatan Jiwa. Selain itu, tenaga kesehatan juga diberikan pelatihan penggunaan metode Brief Jail Mental Health Screen (BJMHS) sebagai alat skrining awal untuk mengidentifikasi kemungkinan gangguan kesehatan mental pada warga binaan.

Melalui pelatihan ini, tenaga kesehatan diharapkan mampu melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan jiwa warga binaan sejak tahap awal penerimaan maupun selama masa pembinaan. Dengan demikian, penanganan yang tepat dapat segera diberikan, baik melalui layanan di dalam lapas maupun melalui mekanisme rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.

Dalam pelaksanaannya, layanan kesehatan jiwa di Lapas Kelas IIA Pekanbaru dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak terkait, antara lain asesor, wali pemasyarakatan, serta petugas pengamanan. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan proses pemantauan, pendampingan, dan penanganan kondisi kesehatan mental warga binaan dapat berjalan secara terpadu dan berkelanjutan.

Salah satu dokter di Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dr. Yani, menyampaikan bahwa kesehatan jiwa merupakan aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas petugas kesehatan melalui sosialisasi dan pelatihan seperti ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pelayanan kesehatan mental berjalan sesuai standar.

"Melalui pelatihan BJMHS ini, kami mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang cara melakukan skrining kesehatan mental secara cepat dan tepat. Hal ini sangat membantu kami dalam mendeteksi dini kondisi psikologis warga binaan sehingga penanganan dapat segera dilakukan," ujar dr. Yani.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru berharap para tenaga kesehatan semakin siap dalam memberikan layanan kesehatan jiwa yang profesional, terstandar, serta berorientasi pada pemenuhan hak kesehatan bagi seluruh warga binaan.

Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran

forumriau.com 5.3.26




FORUMRIAU.COM - PEKANBARU -Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Syahardiantono mengingatkan seluruh pihak, baik perorangan maupun korporasi, agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam membuka area perkebunan atau aktivitas lainnya. 

Ia menegaskan aparat penegak hukum akan menindak tegas setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Peringatan tersebut disampaikan Komjen Syahardiantono usai mengikuti Apel Kesiapsiagaan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nasional 2026 di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (5/3/2026).

Apel siaga tersebut dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) RI Djamari Chaniago, dan turut dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo, Danrem 031/Wira Bima Brigjen Agustatius Sitepu, serta unsur Forkopimda, Basarnas, BMKG, Damkar, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.



Dalam kesempatan tersebut, Syahardiantono menegaskan bahwa Polri melalui Satgas Karhutla di seluruh jajaran Polda telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Langkah tersebut antara lain dilakukan melalui pemantauan titik panas (hotspot), patroli lapangan, serta sosialisasi kepada masyarakat di wilayah rawan kebakaran.

"Di Polri kami sudah membentuk Satgas Karhutla. Karena setiap tahun peristiwa ini berulang, maka setiap Polda memiliki Satgas Karhutla dengan posko yang memantau hotspot, melakukan patroli, serta sosialisasi pencegahan kepada masyarakat. Di sisi lain kami juga melakukan penegakan hukum," ujar Syahardiantono.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data Polri hingga tahun 2026 ini telah tercatat 20 laporan polisi terkait kasus Karhutla dengan total 21 orang tersangka.

"Paling banyak itu di wilayah Polda Riau dan Polda Kalimantan Barat," ungkapnya.

Khusus di Provinsi Riau, Kabareskrim mengapresiasi kinerja Polda Riau dalam melakukan penegakan hukum terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan.

Berdasarkan data yang dihimpun Polda Riau, sepanjang tahun 2025 tercatat 61 kasus Karhutla dengan 70 orang tersangka. Sementara pada tahun 2026 hingga saat ini tercatat 12 kasus dengan 13 orang tersangka.

"Polda Riau sangat bagus. Kalau tidak salah tersangkanya sudah 13 orang. Kami berharap tidak bertambah lagi, tapi kalau ada tentu harus kita tindak tegas," kata jenderal bintang tiga ini.

Ia kembali mengingatkan masyarakat maupun pihak korporasi agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum yang dapat diproses secara pidana.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, baik perorangan maupun korporasi, jangan sekali-kali melakukan pembakaran hutan. Karena pasti akan kita tindak tegas. Undang-undangnya jelas," tegasnya.

Menurutnya, penegakan hukum tidak hanya menyasar pelaku perorangan, tetapi juga korporasi apabila terbukti terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan.



"Perorangan maupun korporasi. Jadi tidak ada lagi alasan itu tidak sengaja. Kalau di hutan pasti kita akan cari unsur kesengajaannya," ujarnya.

Apel kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah bersama TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan yang setiap tahun berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, khususnya di Provinsi Riau. []

Perkuat Integritas dan Pengawasan, Petugas Lapas Pekanbaru Ikuti Asesmen Satgas Kepatuhan Internal

forumriau.com 5.3.26



Pekanbaru – Dalam rangka memperkuat pengawasan dan meningkatkan integritas jajaran pemasyarakatan, petugas dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru mengikuti Pelaksanaan Asesmen Anggota Tim Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal yang diselenggarakan oleh Direktorat Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Rabu (05/03).

Kegiatan asesmen ini merupakan bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Asesmen dilaksanakan melalui serangkaian tahapan penilaian yang meliputi evaluasi kompetensi, pemahaman regulasi, serta integritas dan komitmen terhadap pelaksanaan tugas pengawasan internal.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa keikutsertaan petugas dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya penguatan sistem pengendalian dan kepatuhan internal di lingkungan Pemasyarakatan. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas seluruh jajaran, salah satunya melalui partisipasi aktif dalam kegiatan asesmen ini," ujarnya.

Melalui pelaksanaan asesmen tersebut, diharapkan anggota Tim Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal yang terpilih nantinya mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, melakukan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran, serta memberikan rekomendasi perbaikan guna mendukung terciptanya pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta diikuti dengan penuh keseriusan oleh para peserta. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru akan terus mendukung setiap program penguatan kepatuhan internal demi terwujudnya pemasyarakatan yang Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat dan berintegritas.

Responsif dan Profesional: Lapas Pekanbaru Pastikan Hak Layanan Kesehatan Warga Binaan Terpenuhi

forumriau.com 5.3.26



Pekanbaru – Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), Lapas Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk membahas usulan izin berobat pertama kali ke luar lapas bagi salah satu warga binaan, Rabu (05/03).

Kegiatan yang digelar di ruang rapat Lapas Pekanbaru ini dipimpin oleh Ketua TPP dan dihadiri oleh jajaran pejabat struktural, staf Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), serta tenaga kesehatan Lapas Pekanbaru. Sidang dilaksanakan sebagai langkah profesional dan terukur dalam memastikan setiap warga binaan memperoleh hak pelayanan kesehatan secara maksimal.

Dalam pemaparannya, petugas kesehatan menyampaikan hasil pemeriksaan medis yang merekomendasikan penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan luar lapas, mengingat keterbatasan sarana dan peralatan medis di dalam lapas. Seluruh dokumen medis dan administrasi telah diverifikasi secara cermat guna menjamin akuntabilitas proses pengambilan keputusan.

Melalui pembahasan menyeluruh yang mempertimbangkan aspek medis, administratif, serta keamanan, Sidang TPP menyetujui usulan tersebut dengan pengawalan sesuai standar operasional prosedur. Koordinasi dengan pihak rumah sakit tujuan juga menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan kesehatan berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa pemenuhan hak kesehatan merupakan prioritas dalam pelaksanaan pembinaan. "Pemberian izin berobat ini adalah salah satu bentuk pelayanan optimal yang kami berikan kepada warga binaan. Negara hadir untuk memastikan setiap warga binaan tetap mendapatkan hak kesehatan secara layak dan profesional," tegasnya.

Pelaksanaan Sidang TPP ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam menghadirkan layanan Pemasyarakatan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada pemenuhan hak dasar warga binaan, tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan ketertiban.